Kabar Desa
15 Desa di Situbondo Belum Sampaikan Laporan Penggunaan Dana

Memontum Situbondo – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo, Lutfi Joko Prihatin, mengatakan bahwa dana desa (DD) yang bersumber dari APBN itu, sudah diberikan ke desa dan digunakan untuk pembiayaan pelaksanaan program berskala lokal desa. Keuangan yang sudah dicairkan itu, salah satunya untuk bantuan langsung tunai (BLT DD) bagi masyarakat terdampak Covid-19 dan untuk kegiatan infrastruktur dan pembinaan.
Lutfi menjelaskan, pagu dana desa (DD) pada tahun ini, untuk seluruh desa di Situbondo mencapai Rp 140 milyar. Sesuai ketentuan, pencairan tahap pertama sudah disalurkan sebesar 40 persen, sedangkan pencairan tahap II sebesar 11,3 persen. “Untuk pagu BLT DD tahun ini, sebesar 33,49 persen dari total Kelompok Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 13,102 orang,” jelasnya.
Baca juga:
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Penataan Desa dan Kawasan Tanpa Rokok
- Peringatan Hari Kartini, GOW Situbondo Gelar Bakti Sosial di Kecamatan Jangkar
- Kukuhkan Pengurus GOW Kecamatan di Kabupaten Situbondo, Wabup Ulfiyah Ingatkan Inovatif dan Responsif
- Peringatan Hari Bumi Sedunia, Bupati Situbondo dan Masyarakat Tanam 20 Ribu Pohon
- Satpol PP Situbondo Gelar Peningkatan SDM Tentang Barang Kena Cukai
Dirinya mengatakan, percairan keuangan tersebut, sangat dibutuhkan oleh desa. Sebab, untuk mendukung penanganan Covid-19. Bagi desa yang belum menerima pencairan tahap II, akan terus didorong untuk segera pengajukan pencairan. “Agar betul betul disegerakan untuk kepentingan masyarakat,”imbuh mantan Kepala Dinas Sosial itu.
Lutfi menerangkan, dari 132 desa di Situbondo, masih 117 desa yang sudah menyelesaikan LPD (laporan penggunaan dana) tahap II. Sisanya atau 15 desa, belum menyelasaikan LPD. Maka dari itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Situbondo, mengingatkan kepada Pemerintah Desa (Pemdes), agar segera menyelesaikan dan melaporkan penggunaan dana. “Agar semuanya jalan, kita sudah meminta kepada yang belum, untuk segera membuat LPD,” ujarnya. (her/sit)








