SEKITAR KITA
RSUD Besuki Situbondo Didukung Dokter Internship Terbaik

Memontum Situbondo – Terhitung sejak 22 November 2021, sebelas dokter internship lulusan berbagai universitas terbaik di Indonesia, siap melayani masyarakat yang menjalani rawat inap di RSUD Besuki, Kabupaten Situbondo.
Disampaikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki, dr H Imam Hariyono, diharapkan melalui dokter-dokter internship terbaik, RSUD siap memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Seperti salah satunya, dr Nathania, yang merupakan dokter dari Maluku, dan memilih mengabdikan diri di RSUD Besuki, untuk memberikan pelayanan kesehatan bermutu kepada masyarakat Besuki dan sekitarnya.
Baca juga :
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Jadi Perda
- Wabup Situbondo Apresiasi Pelaksanaan Khitanan Massal Jangkar
- DPRD Situbondo Paripurna LKPJ APBD 2025 dan Persetujuan Tiga Raperda Inisiatif
- Peringatan Muharram, PC Fatayat NU Situbondo Bagikan Bingkisan untuk Pasien RSAR
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Penataan Desa dan Kawasan Tanpa Rokok
“Di bawah bimbingan dokter spesialis, mereka akan menjalankan tugasnya. Semoga kehadiran dokter internship di RSUD Besuki, akan menambah manfaat dan mampu memberikan kepuasan pelayanan kepada pasien yang berobat di RSUD Besuki,” kata mantan dokter forensik RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo ini.
Tidak hanya itu, dr Imam Hariyono juga mengatakan, pihaknya juga optimis jika 11 dokter lulusan universitas terbaik ini, mampu memberikan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat Besuki. “Tenaga kesehatan yang memiliki SDM berkualitas merupakan salah satu kunci dari keberhasilan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan,” paparnya. (her/sit)

Kabar Desa4 mingguPeringatan Muharram, PC Fatayat NU Situbondo Bagikan Bingkisan untuk Pasien RSAR
SEKITAR KITA2 mingguWabup Situbondo Apresiasi Pelaksanaan Khitanan Massal Jangkar
Politik3 mingguDPRD Situbondo Paripurna LKPJ APBD 2025 dan Persetujuan Tiga Raperda Inisiatif
Politik12 jamDPRD Situbondo Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Jadi Perda







