SEKITAR KITA
Proses Rehabilitasi Dam Legung Rampung, 110 Hektare Lahan Pertanian di Peleyan dan Kandang Situbondo Siap Teraliri

Memontum Situbondo – Pemkab Situbondo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), telah menyelesaikan rehabilitasi jaringan irigasi Dam Legung. Dam yang berada di Desa Kandang, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo itu, pun disiapkan bakal mampu mengairi lahan pertanian seluas 110 hektare.
“Dam Legung nantinya khusus mengairi sawah dan ladang warga yang ada di Desa Peleyan dan Desa Kandang,” ujar Kepala Dinas PUPR, Gatot Siswoyo, Jumat (07/01/2022).
Gatot menjelaskan, sebelum direhabilitasi, kerusakan Dam Legung dikarenakan faktor usia bangunan dan terjangan banjir. “Sehingga, kita rehabilitasi dengan menggunakan anggaran DAK APBD Situbondo 2021,” tambahnya.
Baca juga
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Penataan Desa dan Kawasan Tanpa Rokok
- Peringatan Hari Kartini, GOW Situbondo Gelar Bakti Sosial di Kecamatan Jangkar
- Kukuhkan Pengurus GOW Kecamatan di Kabupaten Situbondo, Wabup Ulfiyah Ingatkan Inovatif dan Responsif
- Peringatan Hari Bumi Sedunia, Bupati Situbondo dan Masyarakat Tanam 20 Ribu Pohon
- Satpol PP Situbondo Gelar Peningkatan SDM Tentang Barang Kena Cukai
Lebih lanjut Mantan Kabid Bina Marga di Dinas PUPR Situbondo ini mengungkapkan, rehabilitasi Dam Legung hanya memakan waktu sekitar 4 bulan. Yakni mulai bulan Agustus hingga Desember 2021.
“Arahan dari Bapak Bupati kepada kami (Dinas PUPR Situbondo, red) untuk selalu merespon cepat bangunan yang mengalami kerusakan. Dimana, itu menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujarnya.
Gatot Siswoyo berpesan, kepada masyarakat sekitar Dam Legung untuk menjaga dan merawat bangunan irigasi tersebut. “Sehingga, usianya (Dam Legung, red) bisa panjang. Dengan begitu bisa terus mengaliri lahan pertanian warga dan mencegah terjadinya banjir,” paparnya. (her/sit)








