SEKITAR KITA
KSOP Kelas IV Panarukan Bagi Masker pada Santri Via Pelabuhan Kalbut

Memontum Situbondo – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan melalui Kordinator Wilker Pelabuhan Kalbut bekerjasama dengan Ship to Shore (STS) Pelabuhan Kalbut, Satgas Covid-19, Kecamatan Jangkar, KKP, TNI dan Polri serta pihak terkait lainnya membagi-bagikan masker kepada para santri yang akan pulang ke Sepudi, Madura melalui Pelabuhan Kalbut, Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Sabtu (10/04).
“Pembagian masker kepada santri maupun penumpang kapal lainnya di Pelabuhan Kalbut yang akan menuju ke Pulau Sepudi, Madura ini, bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kami bersama STS Pelabuhan Kalbut, Satgas Covid-19, Kecamatan Jangkar, TNI dan Polri terus memberikan imbauan kepada penumpang kapal tradisional agar tertib dengan prokes,” jelas Abdul Latif Sarjono, SE, M.S.i, Kordinator Wilker, Pelabuhan Kalbut.
Baca Juga :
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Jadi Perda
- Wabup Situbondo Apresiasi Pelaksanaan Khitanan Massal Jangkar
- DPRD Situbondo Paripurna LKPJ APBD 2025 dan Persetujuan Tiga Raperda Inisiatif
- Peringatan Muharram, PC Fatayat NU Situbondo Bagikan Bingkisan untuk Pasien RSAR
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Penataan Desa dan Kawasan Tanpa Rokok
Lebih lanjut, Latif, panggilan akrab Abdul Latif Sarjono menjelaskan bahwa, setiap penumpang yang masuk ke area Pelabuhan Kalbut harus cuci tangan, pakai masker dan suhu badannya di cek. “Pembagian masker ini diberikan kepada para penumpang kapal yang tidak menggunakan masker dan bertujuan untuk menekan angka penularan Covid-19,” tutur Latif.
Latif menjelaskan bahwa, Pelabuhan Kalbut yang berstatus Pelabuhan Internasional dan Tradisional ini, setiap ada kegiatan selalu bersinergi dengan STS Pelabuhan Kalbut, KKP, TNI, Polri dan pihak-pihak terkait lainnya. “Ini dilakukan untuk membangun kebersamaan dalam memajukan Pelabuhan Kalbut yang bermuara pada peningkatan pelayanan masyarakat pada bidang transportasi laut,” jelasnya.
Penumpang santri yang akan pulang ke Sepudi Madura melalui Pelabuhan Kalbut, sambung Latif, diangkut dengan KLM Anugerah dan KLM Mila. “Kapasitas penumpang per KLM sebanyak 75 orang. Sedangkan santri yang pulang sebanyak 90 orang ditambah dengan penumpang umum. Penumpang santri dan umum itu, diangkut dengan dua KLM tersebut,” jelas Latif. (her/ed2)

Kabar Desa4 mingguPeringatan Muharram, PC Fatayat NU Situbondo Bagikan Bingkisan untuk Pasien RSAR
SEKITAR KITA2 mingguWabup Situbondo Apresiasi Pelaksanaan Khitanan Massal Jangkar
Politik3 mingguDPRD Situbondo Paripurna LKPJ APBD 2025 dan Persetujuan Tiga Raperda Inisiatif
Politik13 jamDPRD Situbondo Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Jadi Perda







