SEKITAR KITA
Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Situbondo Kembali Makan Korban, Gedung Madrasah Ambruk

Memontum Situbondo – Hujan deras disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Situbondo, kembali memakan korban. Adalah Bangunan Madrasah Diniyah (Madin) Nurul Huda yang berada di Dusun Laok Bindung RT02 RW03, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, yang kali ini menjadi sasaran dalam musibah tersebut. Bangunan itu, ambruk secara tiba-tiba pada Jumat (14/01/2022) dini hari.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Situbondo, Puriyono, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00. “Dugaan sementara, bangunan ambruk akibat dilanda hujan deras disertai angin kencang. Sehingga, bangunan itu roboh,” ucapnya.
Puriyono mengungkapkan, menurut keterangan dari Kepala Madin Nurul Huda, Aburawi, bangunan yang ambruk itu adalah Ruang Kelas IV. “Beruntung, saat peristiwa itu tidak terjadi aktivitas belajar-mengajar di sekolah. Sehingga, tidak ada korban jiwa maupun luka,” terangnya.
Baca juga
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Penataan Desa dan Kawasan Tanpa Rokok
- Peringatan Hari Kartini, GOW Situbondo Gelar Bakti Sosial di Kecamatan Jangkar
- Kukuhkan Pengurus GOW Kecamatan di Kabupaten Situbondo, Wabup Ulfiyah Ingatkan Inovatif dan Responsif
- Peringatan Hari Bumi Sedunia, Bupati Situbondo dan Masyarakat Tanam 20 Ribu Pohon
- Satpol PP Situbondo Gelar Peningkatan SDM Tentang Barang Kena Cukai
Lebih lanjut ditambahkan, aktifitas madrasah biasanya di mulai dari pukul 13.00 hingga 15.00. Akibat musibah tersebut, untuk proses belajar-mengajar di Kelas IV, nantinya akan dialihkan ke Kelas II. “Jumlah murid kelas IV ada 12 orang,” singkatnya.
Puriyono menuturkan, akibat peristiwa tersebut pihak yayasan mengalami kerugian materil hingga Rp 50 juta. “Bangunan permanen tersebut mengalami kerusakan dengan kategori berat,” paparnya. (her/sit)








