Politik
Enam Fraksi DPRD Situbondo Setujui Perubahan Awal RPJMD 2021-2026

Memontum Situbondo – DPRD Situbondo menggelar sidang paripurna ‘Persetujuan Nota Kesepakatan Perubahan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026’, Senin (14/03/2022) tadi. Dalam sidang itu, sebanyak enam farksi, yakni Fraksi PKB, Fraksi PPP, Fraksi Gerakan Indosenia Sejahtera, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Partai Golkar, menyetujui rancangan peraturan daerah tentang rancangan awal perubahan RPJMD 2021-2026 untuk ditetapkan dan ditandatangani bupati dan DPRD Situbondo.
Juru bicara (Jubir) Gabungan Lima Fraksi, Hadi Prianto, menyampaikan bahwa ada beberapa pendapat yang perlu mendapat perhatian. Sehingga, dapat mencapai kemaslahatan Kabupaten Situbondo.
“Sehubungan dengan adanya perubahan perampingan OPD, tentunya akan sangat berpengaruh terhadap target sasaran sebagaimana RPJMD sebelumnya. Untuk itu, perlu secara jeli melakukan singkronisasi, penyesuaian target capaian di masing masing OPD. Khususnya, OPD yang sudah dilakukan perampingan,” kata Hadi.
Kemudian, tambah Hadi, kontrak kinerja harus lebih memaksimalkan pencapaian target sasaran yang mana harus ada perjanjian kontrak kerja dari kepala dinas dan eselon yang ada dibawahnya. Hal itu dilakukan, agar dapat mengukur dan memantau target yang kurang maksimal.
Baca juga :
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Jadi Perda
- Wabup Situbondo Apresiasi Pelaksanaan Khitanan Massal Jangkar
- DPRD Situbondo Paripurna LKPJ APBD 2025 dan Persetujuan Tiga Raperda Inisiatif
- Peringatan Muharram, PC Fatayat NU Situbondo Bagikan Bingkisan untuk Pasien RSAR
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Penataan Desa dan Kawasan Tanpa Rokok
Di lain pihak, juru bicara (Jubir) Fraksi PKB, H Tolak Atin, menyampaikan pendapat fraksinya. Diantaranya, berharap penyampaian informasi terkait kontrak kinerja, harus dibangun antara kepala daerah dan masing masing kepala OPD. Ini bisa dicantumkan pada perubahan selanjutnya.
“Bupati harus memberikan ruang yang sama kepada OPD. Dalam artian semua OPD yang mempunyai keinginan besar untuk melaukan perubahan harus mampu mewujudkan terobosan-terobosan atau inovasi kinerjanya untuk mendorong visi misi Bupati Situbondo,” jelas H Tolak Atin.
Ketua DPRD, Edy Wahyudi, dalam kesempatan itu mengatakan, setelah proses awal ini disetujui, maka akan dikonsultasikan kepada Gubernur Jawa Timur. Selanjutnya, ada Musrenbang RPJMD. “Setelah melakukan Musrenbang RPJMD, baru akan masuk lagi pada DPRD untuk dilakukan pembahasan yang lebih intens,” terang Edy Wahyudi. (her/gie)

Kabar Desa4 mingguPeringatan Muharram, PC Fatayat NU Situbondo Bagikan Bingkisan untuk Pasien RSAR
SEKITAR KITA2 mingguWabup Situbondo Apresiasi Pelaksanaan Khitanan Massal Jangkar
Politik3 mingguDPRD Situbondo Paripurna LKPJ APBD 2025 dan Persetujuan Tiga Raperda Inisiatif
Politik12 jamDPRD Situbondo Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Jadi Perda







