Pemerintahan
Dukung Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca, Bung Karna Tanam Mangrove di Kampung Blekok Situbondo

Memontum Situbondo – Bupati Situbondo, Karna Suswandi, bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Situbondo, melakukan penanaman Mangrove, Minggu (02/10/2022) di Wisata Kampung Blekok, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit.
Pria yang akrab disapa Bung Karna, ini mengatakan bahwa penanaman Mangrove dilakukan dalam rangka menurunkan emisi gas rumah kaca. “Program mitigasi adaptasi perubahan iklim ini sangat penting dilakukan, sehingga oksigen yang sehat tetap melimpah,” ujarnya.
Menurut Bung Karna, pihaknya terus meningkatkan konservasi Mangrove di wilayah pesisir Kota Santri Pancasila. “Salah satunya di Wisata Edukasi Kampung Blekok ini. Mangrove di sini akan terus kita jaga agar selalu memberikan dampak yang positif bagi alam,” tegasnya.
Baca juga :
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Jadi Perda
- Wabup Situbondo Apresiasi Pelaksanaan Khitanan Massal Jangkar
- DPRD Situbondo Paripurna LKPJ APBD 2025 dan Persetujuan Tiga Raperda Inisiatif
- Peringatan Muharram, PC Fatayat NU Situbondo Bagikan Bingkisan untuk Pasien RSAR
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Penataan Desa dan Kawasan Tanpa Rokok
Lebih lanjut mantan Kepala DPUR Bondowoso ini berharap, masyarakat bisa turut merawat dan melestarikan lingkungan. “Karena dengan tanaman Mangrove ini kita dapat mewariskan kepada anak cucu kita udara yang bersih dan lingkungan yang asri,” bebernya.
Dalam kesempatan itu puluhan bibit Mangrove ditanam di pesisir pantai yang ada di Kampung Blekok. Diharapkan masyarakat, khususnya pengunjung wisata tersebut bisa turut menjaga lingkungan di sekitar wisata tersebut. (her/gie)

Kabar Desa4 mingguPeringatan Muharram, PC Fatayat NU Situbondo Bagikan Bingkisan untuk Pasien RSAR
SEKITAR KITA2 mingguWabup Situbondo Apresiasi Pelaksanaan Khitanan Massal Jangkar
Politik3 mingguDPRD Situbondo Paripurna LKPJ APBD 2025 dan Persetujuan Tiga Raperda Inisiatif
Politik12 jamDPRD Situbondo Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Jadi Perda







