Hukum & Kriminal
Ditinggal ke Warung, Mobil Tiba-tiba Kobarkan Api

Memontum Situbondo – Apes menimpa H Ahmadi (75), warga Dusun Pareyaan Selatan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Sabtu (11/06/2022) tadi. Mobil miliknya, tiba-tiba kobarkan api, hingga membuatnya harus merugi.
Menurut Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.20. “Mobil korban itu, awalnya terparkir di pinggir warung,” ucapnya.
Puriyono menambahkan, saat si jago merah melalap mobil tersebut, korban sedang berada di dalam warung. “Tiba-tiba, warga yang kebetulan lewat di depan warung itu, melihat kobaran api. Sontak, langsung berteriak minta tolong,” ujarnya.
Baca juga:
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Jadi Perda
- Wabup Situbondo Apresiasi Pelaksanaan Khitanan Massal Jangkar
- DPRD Situbondo Paripurna LKPJ APBD 2025 dan Persetujuan Tiga Raperda Inisiatif
- Peringatan Muharram, PC Fatayat NU Situbondo Bagikan Bingkisan untuk Pasien RSAR
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Penataan Desa dan Kawasan Tanpa Rokok
Mendengar teriakkan tersebut, pemilik mobil langsung terbangun dari tidurnya dan menghubungi petugas Damkar serta Muspika setempat. “Selang beberapa menit kemudian, dua unit mobil Damkar milik Pemkab Situbondo tiba di lokasi kejadian,” bebernya.
Puriyono menambahkan, dengan dibantu warga setempat, petugas Damkar bahu-membahu memadamkan si jago merah. “Alhamdulillah sekitar pukul 11.35, kobaran api berhasil dipadamkan. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait,” ujarnya. (her/gie)

Kabar Desa4 mingguPeringatan Muharram, PC Fatayat NU Situbondo Bagikan Bingkisan untuk Pasien RSAR
SEKITAR KITA2 mingguWabup Situbondo Apresiasi Pelaksanaan Khitanan Massal Jangkar
Politik3 mingguDPRD Situbondo Paripurna LKPJ APBD 2025 dan Persetujuan Tiga Raperda Inisiatif
Politik20 jamDPRD Situbondo Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Jadi Perda







