Kabar Desa
Mendekati Lebaran, Warga Mulai Jual Emas di Pasar Mimbaan Situbondo

Memontum Situbondo – Memasuki hari ke 10 Bulan Ramadan 2022, sejumlah warga di Kabupaten Situbondo, banyak mendatangi beberapa tempat toko emas di Pasar Tradisional Mimbaan Baru, Rabu (13/04/2022) tadi. Kedatangan warga, bukan untuk membeli perhiasan baru. Namun melainkan, menjualnya kembali perhiasan emas yang dimiliki untuk menyambut datangnya Lebaran.
Salah satu pemilik toko emas di Pasar Tradisional Mimbaan Baru, Eli, mengatakan bahwa selama beberapa hari terakhir untuk penjualan emas dari konsumen mulai ada peningkatan. Meski pun, kenaikannya tidak terjadi secara signifikan. “Macam-macam emas, ada cincin, kalung dan juga gelang yang dijual kembali oleh konsumen,” kata Eli kepada Memontum.com.
Lebih lanjut Eli mengaku, penjualan emas oleh warga atau menjual ulang emas, tidak menutup kemungkinan akan terus terjadi. Sebab, setiap hari meskipun jumlah warga yang datang tidak banyak, namun akan terus terjadi saat mendekati Lebaran. “Menjelang hari Raya idul Fitri, bisa jadi nanti jumlah warga yang menjual emasnya kian meningkat. Namun, ini tetap akan kami layani,” ungkapnya.
Baca juga :
- DPRD Situbondo Setujui Raperda Penataan Desa dan Kawasan Tanpa Rokok
- Peringatan Hari Kartini, GOW Situbondo Gelar Bakti Sosial di Kecamatan Jangkar
- Kukuhkan Pengurus GOW Kecamatan di Kabupaten Situbondo, Wabup Ulfiyah Ingatkan Inovatif dan Responsif
- Peringatan Hari Bumi Sedunia, Bupati Situbondo dan Masyarakat Tanam 20 Ribu Pohon
- Satpol PP Situbondo Gelar Peningkatan SDM Tentang Barang Kena Cukai
Untuk memastikan pelaksanaan aman dan kondusif, pihak kepolisian rutin melakukan penjagaan untuk keamanan masyarakat. Kasat Samapta Polres Situbondo, AKP Sugeng Winarno, mengatakan bahwa penjagaan di toko perhiasan akan terus dilakukan. Sebab, memiliki potensi rawan kejahatan. Terlebih, warga yang datang ke toko emas, meningkat.
“Ini bagian dari sasaran kami untuk mendatangi toko emas maupun tempat kerumunan, yang kami rasa memiliki potensi adanya kejahatan,” ucap AKP Sugeng. (her/gie)








