Connect with us

Hukum & Kriminal

Mantan Kades Kalianget jadi Buronan Jaksa Situbondo, Kasus Penyelewengan DD 2018

Diterbitkan

||

Mantan Kades Kalianget jadi Buronan Jaksa Situbondo, Kasus Penyelewengan DD 2018

Memontum Situbondo – Kejaksaan Negeri Situbondo resmi menetapkan mantan Kepala Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, H Mulyadi sebagai buronan dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo, Nur Slamet SH MH melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Reza Aditya Wardhana SH MH mengatakan, Kepala Desa Kalianget masuk dalam DPO lantaran tidak pernah memenuhi panggilan penyidik ​​atas dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) Tahun 2018 lalu.

“Yang mewakili saat kita panggil sebagai saksi tidak pernah hadir Termasuk setelah ditetapkan tersangka dia tidak memenuhi panggilan kita untuk bertemu. Saat ini dia sudah kita tetapkan sebagai DPO, ” kata Reza kepada wartawan Memontum.com, Selasa (8/10/2019) sore.

TUNJUKKAN BERKAS DPO : Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Reza Aditya Wardhana SH MH saat ditemui Wartawan Memontum.com. (im)

TUNJUKKAN BERKAS DPO : Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Reza Aditya Wardhana SH MH saat ditemui Wartawan Memontum.com. (im)

Pihaknya menetapkan tersangka sebagai DPO sejak 8 Oktober 2019 kemarin, di mana status penetapan tersangka DPO itu setelah dilakukan semua tahapan penyelidikan. Dalam kasus penyelewengan DD itu, penyidik ​​baru menetapkan satu orang tersangka dari oknum Kades Kalianget H Mulyadi, dimana dalam kasus ini tersangka ini bertanggung jawab penuh atas kegiatan yang dilaksanakan.

” Sementara kita baru menetapkan satu tersangka, untuk tersangka lain masih tidak ada, ” imbuhnya.

Berdasarkan hasil audit ivestigasi Inspektorat Kabupaten Situbondo dan berdasarkan surat perintah penyidikan kepala kejaksaan negeri Situbondo Nomor : PRINT – 02A/M.5.40/fd.1/08/2019 tanggal 02 September 2019 atas nama H.Mulyadi.

Serta surat penetapan Daftar Pencarian Orang (DPO) Nomor 01/M.5.40/fd.1/10/2019 Tanggal 08 Oktober 2019. Tersangka H.Mulyadi melakukan perbuatan tindak pidana korupsi terkait penyalahgunaan penggunaan dana desa (DD) Tahun Anggaran 2018 di desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, dalam kasus penyelewengan DD kerugian negara yang muncul mencapai ratusan juta rupiah.

Kerugian Negara itu muncul sebagai kegiatan fiktif dari DD, menurut Reza, oknum Kades yang mengelola sendiri DD tersebut, tanpa melibatkan perangkat yang lain, demikian pula laporan pertanggungjawaban (Lpj) DD Tahun 2018 juga dibuat.

” Kegiatan fiktif yang dilakukan meliputi pembangunan fisik, kemudian pajak dari transaksi juga tidak disetor, ” pungkas Reza Aditya Wardhana. (im/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum & Kriminal

Tiga Motor Tabrakan Maut di Baluran Situbondo, Seorang Tewas

Diterbitkan

||

KORBAN TEWAS: Akibat tabrakan beruntun yang melibatkan 3 (tiga) pemotor yang terjadi di Kilometer 232,7 arah Surabaya. (tik/im)
KORBAN TEWAS: Akibat tabrakan beruntun yang melibatkan 3 (tiga) pemotor yang terjadi di Kilometer 232,7 arah Surabaya. (tik/im)

Memontum Situbondo – Kecelakaan beruntun yang diduga melibatkan tiga pemotor kembali terjadi di Kabupaten Situbondo, Rabu (01/7/2020) pagi. Kali ini kejadiannya terjadi di jalan raya Baluran – Situbondo, sekitar KM 232,7 arah menuju Surabaya.

Insiden kecelakaan beruntun di jalur pantura di area hutan Baluran Situbondo tersebut, mengakibatkan satu orang asal kota Denpasar Bali tewas. Laka Lantas yang terjadi pada pukul 06.45 WIB. Tepatnya di kawasan jalan raya hutan Baluran Situbondo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Masing – masing kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun itu. Antara sepeda motor nomor Polisi AE 4714 NB, dikemudikan (korban meninggal dunia) diketahui identitasnya Alex Kristiya VingQi (22) asal Jl.Trengguli No.32 GG.V kota Denpasar-Bali. Terlibat kecelakaan dengan kendaraan sepeda motor dengan Nomor Polisi DK 2081 DY yang dikemudikan oleh Marjan (32), asal Dusun Pakel, RT 08, RW 04, Desa Plaosa, Kabupaten Magetan. Dan sepeda motor Nomor Polisi. AE 5514 FA yang dikemudikan Ahmad Da’im (32) asal Dusun Sedoro, Tanjung Rejo, Kabupaten Magetan.

Dari kejadian itu satu orang meninggal dunia, atas nama Alex Kristiya VingQi (22) asal jalan Trengguli No.32 GG V kota Denpasar- Bali, diduga akibat terjadi benturan keras. Sehingga korban mengalami luka serius pada bagian kepalanya, membuat nyawa korban tidak bisa tertolong saat petugas Lantas 90.5 Baluran berupaya bersama warga membawanya ke RSUD Asembagus-Situbondo.

Kejadian tersebut berawal dari ketiga pemotor melintasi jalur pantura Baluran melaju dari arah yang sama dari arah Banyuwangi menuju arah Surabaya, dengan kecepatan sedang. Hingga di lokasi kejadian, sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) pada KM 232.7 arah Surabaya, kendaraan sepeda motor bernopol DK 2081 DY hendak mendahului Truck didepannya.

Kemudian diikuti oleh sepeda motor bernomor Polisi AE 4714 NB, pada saat bersamaan ternyata kendaraan truck yang tidak diketahui identitasnya juga mendahului kendaraan lain didepannya dan jarak keduanya sangat dekat sekali akhirnya terjadi kontra dari arah belakang yakni arah yang sama.

Kanit Lantas 90.5 Baluran Banyuputih Polres Situbondo Aipda Erfan Kristanto saat dikonfirmasi wartawan membenarkan, telah terjadi insiden kecelakaan beruntun di jalur pantura tepatnya di kawasan hutan Baluran Situbondo.

” Korban meninggal dunia dan yang luka-luka ringan sudah kami evakuasi ke RSUD Asembagus dengan menggunakan mobil Ambulance milik Puskesmas Banyuputih, saat ini masih kami tangani, ” tegas Kanit Lantas 90.5. (tik/im/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Patroli Polres Situbondo Gerebek Sabung Ayam, 8 Motor Ditinggal Kabur

Diterbitkan

||

Polisi obrak-abrik arena sabung ayam di Kecamatan Kendit. (im)
Polisi obrak-abrik arena sabung ayam di Kecamatan Kendit. (im)

Memontum Situbondo – Regu patroli Sabhara Polres Situbondo menindak lanjuti laporan masyarakat terkait adanya aktifitas pejudian sabung ayam di dusun desa Alas Sumur Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Minggu (21/6/2020) siang.

Sekitar pukul 12.30 wib, regu Patroli Sabhara yang dipimpin oleh Aipda Mohammad Dewarzen melakukan penggerebekan dilokasi sabung ayam yang diduga ada unsur perjudian, 2 regu patroli yang dikerahkan mendapati tempat tersebut sudah sepi. Namun dilokasi masih ada sisa aktifitas alat – alat untuk perjudian sabung ayam.

Barang bukti yang diamankan petugas berupa 15 buah kurungan ayam, kain galangan tempat aduan ayam dan 8 unit sepeda motor yang ditinggal pemiliknya. Semua barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Situbondo.

Kasat Sabhara Polres Situbondo AKP H Mohammad Hasanudin SH menerangkan anggota Patroli Sabhara menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan adanya sabung ayam sekaligus untuk ajang perjudian.

“Ada laporan dari warga langsung ditindak lanjuti namun saat tiba dilokasi sudah sepi, petugas hanya mengamankan barang bukti, ” terangnya.  (im/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Buntut Cuitan di Facebook, Kuasa Hukum ‘Tekos Sosial’ Siapkan Mediasi

Diterbitkan

||

Direktur Marlena Law Office & Partners, Hendriansyah.(im)
Direktur Marlena Law Office & Partners, Hendriansyah.(im)

Memontum Situbondo – Upaya mediasi akan menjadi langkah awal untuk menyelesaikan seteru antara akun anonim facebook ‘Tekos Sosial’ dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Demikian seperti disampaikan Hendriansyah, selaku kuasa hukum akun anonim ‘Tekos Sosial’. Akan tetapi, hingga kini belum melakukan langkah apapun, karena memang belum mendapatkan surat panggilan dari pihak kepolisian.

” Iya menunjuk kami sebagai kuasa hukum, tetapi kami juga belum melakukan upaya apapun. Karena memang belum dapat panggilan (dari kepolisian). Upaya awal yang akan kami tempuh ya.. mediasi terlebih dahulu, ” jelas Hendriansyah saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (16/0l6/2020).

Masih menurut Hendri, kendati upaya mediasi itu gagal, pihaknya tetap siap untuk melakukan pembelaan terhadap ‘Tekos Sosial’ ketika persoalan itu harus bergulir hingga ke ranah hukum.

“Kami akan lakukan pendampingan hukum hingga tuntas. Karena jujur kami bergerak juga atas dasar kemanusiaan dan keberadaan kami murni untuk membantu tidak untuk memperoleh materi apapun, ” tutup Direktur Marlena Law Office & Partners ini.

Sementara itu, Kepala BPBD Priyo Handoko, membenarkan jika pihaknya sudah secara resmi meminta LBPH NU Situbondo, untuk menjadi pendamping hukum. Pihaknya mengaku, langkah itu dilakukan lantaran BPBD juga memiliki banyak tugas yang harus diselesaikan.

“Bahasa kami bukan menunjuk LPBH NU ya, tetapi meminta untuk mendampingi kami terkait persoalan ini. Karena kalau kami sendiri yang mengurusi, kami khawatir urusan lain yang sedang kami emban di BPBD justru akan terbengkalai, ” jelas Priyo.

Diketahui, akun anonim ‘Tekos Sosial’ harus berurusan dengan aparat penegak hukum, lantaran unggahannya di media sosial facebook diadukan ke Polres Situbondo. Meski kemudian, unggahan yang dinilai berisi ujaran kebencian itu sudah dihapus oleh pemilik akun tersebut. (im/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler