Connect with us

Kabar Desa

Deklarasi Kampanye Damai Pilkades Serentak, Lima Calon Paparkan Visi Misi

Diterbitkan

||

Deklarasi Kampanye Damai Pilkades Serentak, Lima Calon Paparkan Visi Misi

Memontum Situbondo – Deklarasi Kampanye Damai Pilkades Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo yang berlangsung di barat kantor Balai Desa Sumberkolak terlaksana dengan tertib dan aman, Selasa (8/10/2019) sore.

Deklarasi Kampanye Damai Pilkades Sumberkolak tersebut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Panarukan, diantaranya Camat, Kapolsek, Danramil Panarukan, BPD Desa Sumberkolak dan tamu undangan lainnya serta Panitia Pilkades Desa Sumberkolak.

 Lima Kades Saat paparkan visi misi. (imam)

Lima Kades Saat paparkan visi misi. (imam)

Dalam kampanye damai itu, lima calon kepala desa Sumberkolak tersebut memaparkan visi dan misinya untuk mensejahterakan masyarakat Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan.

Keterangan yang disampaikan oleh Camat Panarukan Marjulis dalam arahannya menghimbau, kepada seluruh calon Kades Sumberkolak agar mengedepankan kondisi yang kondusif, aman, lancar dan tertib. “Saya juga menghimbau kepada panitia pilkades agar bertindak jujur, adil dan bijaksana dalam menjalankan tugas sebagai panitia pilkades Sumberkolak, ” ujar Marjulis Camat Panarukan.

Lebih lanjut, Marjulis mengatakan, pilkades yang berlangsung di Desa Sumberkolak ini, agar berlangsung secara demokrasi, jujur dan adil.

“Saya menghimbau kepada para pendukung calon kades tidak terpancing dengan isu-isu adu domba yang dapat memecahbelahkan hubungan persaudaraan. Untuk itu, mari kita bersama sama ciptakan suasana pilkades yang kondusif, ” ajak Camat Panarukan.

Dalam visi dan misinya Cakades N0. 1 H. Sukarto menjelaskan, tentang keberhasilannya selama memimpin Desa Sumberkolak 2 periode.

“Jika nanti saya terpilih kembali, maka InsyaAllah semua pelayanan di Desa Sumberkolak akan lebih maju lagi. Dan saya juga akan mengentaskan kemiskinan agar masyarakat lebih sejahtera, ” jelas H. Sukarto Calon Kades Incumbent Desa Sumberkolak.

Selanjutnya, Cakades Nomor urut 2 Armito, dalam visi dan misi-nya menerangkan jika, dirinya terpilih nanti akan mengabdi dan berjuang untuk rakyat.

“Visi dan misi saya merupakan hasil dari usulan masyarakat. Apabila saya terpilih jadi Kades Sumberkolak, maka 6 tahun ke depan InsyaAllah Desa Sumberkolak akan tuntas dari berbagai kemiskinan,” kata Armito, calon kades Nomor Urut 2.

Dilain pihak, Cakades Nomor urut 3 Yessy Yuli Agustin dalam menyampaikan visi dan misinya menerangkan, sebagai calon kades perempuan maka dirinya akan memberdayakan kaum perempuan dan memberikan makan kepada warga jompo, dan membantu siswa miskin serta meningkatkan kesehatan masyarakat serta mewujudkan masyarakat desa yang bermartabat.

“Jika saya terpilih menjadi kepala desa Sumberkolak, maka saya akan memberdayakan atau melibatkan seluruh masyarakat dalam pembangunan desa. Untuk itu, baik kaum perempuan maupun laki-laki pilih saya. Untuk, seluruh masyarakat jangan mau dikasih uang oleh salah satu kandidat, ” pungkas Yessy.

Sementara itu, Cakades Nomor Urut 4 Samsul Arifin dalam menyampaikan visi misinya mengajak seluruh masyarakat Desa Sumberkolak lebih cerdas dalam memilih calon kades. Jangan sampai masyarakat tertipu dengan casing cakades yang kelihatan baik, tapi hatinya jelek.

“Saya berjanji, jika saya terpilih menjadi Kades Sumberkolak maka saya akan mengabdi sepenuh hati untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan golongan maupun pribadi. Untuk itu, pilih saya nomor urut 4, niscaya saya tidak ingkar janji kepada masyarakat, ” kata Samsul.

Sementara, Tukiman Cakades Sumberkolak Nomor urut 5 dalam menyampaikan visi misinya mengatakan, permasalahan di Desa Sumberkolak belum semuanya tuntas. Untuk itu, jika dirinya terpilih menjadi kades Sumberkolak, maka pihaknya akan berjuang keras untuk kesejahteraan Masyarakat Sumberkolak.

“Jika saya terpilih menjadi Kades Sumberkolak, maka saya akan meningkatkan berbagai layanan masyarakat dan akan memberdayakan karang taruna Desa Sumberkolak serta meningkatkan pemberdayaan peternakan dan pertanian, ” kata Tukiman. (im/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Desa

Kepala Desa Kandang, Melantik 6 Perangkat Desa

Diterbitkan

||

PROSESI PELANTIKAN: Kepala Desa Kandang H Kusnadin Birri saat melantik 1 Kasi Kesra dan 5 Kepala Dusun, kemarin. (imam)
PROSESI PELANTIKAN: Kepala Desa Kandang H Kusnadin Birri saat melantik 1 Kasi Kesra dan 5 Kepala Dusun, kemarin. (imam)

Memontum Situbondo – Kepala Desa (Kades) H Kusnadin Birri, melantik enam (6) orang perangkat Desa lingkup Pemerintah Desa (Pemdes) Kandang, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Senin (23/3/2020) siang.

Kegiatan pelantikan tersebut berjalan lancar dan penuh khidmat yang diselenggarakan di Kantor Desa Kandang itu, sekaligus diawali dengan apel perdana semua perangkat Desa Kandang tanpa terkecuali yang dipimpin langsung oleh Camat Kapongan.

Kepala Desa Kandang, H Kusnadin Birri saat memberikan sambutan. (imam)

Kepala Desa Kandang, H Kusnadin Birri saat memberikan sambutan. (imam)

Turut hadir dalam kesempatan itu, Camat Kapongan Ir H Timbul Surjanto MM, Sekretaris Kecamatan Kapongan Dillis Robi Kurniawan S STP M Si, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Kapongan dan beberapa staff Kecamatan, Kepala Pustu Desa Kandang, Ketua dan Anggota BPD Desa Kandang, Tokoh Pendidik, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Anggota Linmas, Ketua RT/RW, serta Kader Posyandu.

Dalam sambutannya, selain mengucapkan syukur kepada Tuhan yang maha Esa, Kades H Kusnadin Birri menyampaikan proficiat kepada perangkat Desa yang telah dilantik.

Didepan seluruh perangkat Desanya, Kades yang sudah menjabat tiga periode itu juga meminta agar bisa menjadi panutan baik kinerja maupun perilaku dalam hal melayani masyarakat Desa Kandang untuk lebih maju.

“Sangat diharapkan bahwa yang dilantik pada hari ini, enam perangkat desa menjadi tauladan menjadi panutan di depan seluruh masyarakat Desa Kandang, hari ini saudara – saudara dilantik dengan atas nama Tuhan saya percaya saya tidak salah memilih kalian untuk menjadi teman saya di kantor Desa Kandang nantinya, karena itu sangat diharapkan kinerja yang baik perilaku yang baik dari saudara saudara dalam melayani masyarakat se- Desa Kandang, ” ungkapnya.

Selain itu, Kades yang berkumis tipis itu berharap agar dapat bekerja sama untuk membangun Desa. Menurutnya, Desa Kandang saat ini sedang dalam proses perubahan.

“Marilah kita bersama sama bergandengan tangan membantu saya untuk mengurus Desa ini sebaik baiknya, kalo boleh dibilang kita sedang melakukan proses perubahan, tidak butuh banyak, tidak butuh setinggi tingginya, kita butuh satu tingkat di atas periode kemarin, karena itu saya tidak muluk-muluk untuk mengangkat kalian untuk bersama membantu saya baik dari segi administrasi maupun dalam pelayanan publik, ” ujarnya.

Kata Kades Kusnadin Birri, banyak hal yang perlu dibenahi dalam sistem kepemerintahan Desa sekarang “banyak hal yang perlu kita perbaiki di Desa Kandang, kita perbaiki dari dalam diri kita sendiri”, untuk itu seluruh perangkat Desa diminta harus disiplin dalam menjalankan tugas.

“Harapan kami selaku kepala Desa Apabila perangkat kami dilingkungan masing-masing kurang begitu baik. Tolong saran dan bimbingannya dari tokoh agama maupun tokoh masyarakat untuk Desa Kandang lebih baik kedepannya, ” ujarnya.

Di akhir sambutannya, H Kusnadin Birri mengatakan, bahwa kami selaku kepala Desa berharap kepada perangkat desa yang baru saja dilantik serta perangkat desa lama. Mariah kita jaga amanah ini sebaik-baiknya. Karena apa, jangan semerta-merta karena saudara sudah menjadi perangkat Desa, saudara tidak bisa diberhentikan.

“Saya berhak untuk memberhentikan saudara. Apabila saudara keluar dari prosedur atau menyalahi aturan yang ada. Tolong kita jaga kedisiplinan dan mulai besok agar melaksanakan apel pagi sesuai arahan bapak Camat, ” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Kapongan, Ir H Timbul Surjanto MM turut menyampaikan proficiat kepada perangkat Desa Kandang yang telah dilantik dan semua kepala seksi pelayanan Pemerintah Desa Kandang yang hadir.

“Dengan Apel kita bisa merasakan bagaimana bentuk kepedulian kekompakan dan dengan apel awal dari disiplin, Pak Kades sebagai pimpinan bisa melihat kesiapan anggotanya. Jadi kalau pukul 7 hadir di balai Desa, maka Pak Kades bisa melihat anggotanya ini sudah siap benar atau tidak. Siap dalam arti melayani masyarakat, “katanya.

Menurutnya, kita harus beda pola pikir jangan disamakan dengan yang dulu dulu. Karena sekarang ini sudah era perubahan cepat, jadi bapak-ibu selaku pelayan masyarakat kalau tidak mengikuti perubahan, insyaallah akan tergilas dengan adanya perubahan.

Lanjut dia, misalnya kalau kita melayani dengan lambat dan sebagainya. Karena ini sudah era perubahan maka kita akan dituntut oleh masyarakat. Apalagi saat ini Desa Kandang sudah era keterbukaan dan sudah membuka diri dengan dibuktikan saat ini mengundang rekan-rekan Pers selaku fungsi kontrol pelayanan di masyarakat.

Camat H Timbul Surjanto juga menegaskan, Jadi jangan disalahkan misalkan ada komplain dari dunia luar melalui Pers dan jangan disalahkan pula kalau misalnya layanan tidak memuaskan sehingga masyarakat komplain, ini kita harus antisipasi.

” Kami mohon bapak ibu kedepan kita bergerak lebih dinamis lagi. Jangan sampai diam tidak ada keperdulian sesamanya dan mari kita bersama-sama kompak membangun Desa Kandang agar lebih maju kedepan, “tegasnya.

Perlu diketahui, kata mantan Camat Kendit itu. Desa Kandang adalah termasuk Desa percontohan ekonomi kebersamaan menurut informasi dari dinas peternakan Kabupaten Situbondo, Desa Kandang menjadi percontohan ekonomi kebersamaan.

Lebih lanjut H Timbul menerangkan, kemarin kalau nggak salah terkait kotoran sapi, melalui dana BUMDes maka kotoran sapi tersebut dibuat pupuk kandang serta juga dikembangkan menjadi sentra bio gas dan disulap menjadi pupuk organik bagi petani se wilayah Kapongan.

Camat H Timbul Surjanto berharap, kedepannya kita lebih dinamis lagi, mari kita bersama-sama membangun Desa Kandang. Terkait disiplin sudah ada aturan terendah yaitu peraturan bupati Situbondo.

” Kami minta tolong kepada Kades dan perangkat Desa yang sudah dilantik, untuk melengkapi atribut. Kalau baju batik harus tetap pakai Korpri serta label nama, “imbuhnya.

Ditambahkan Camat H Timbul Karena kita di Kabupaten, Kecamatan sudah masuk perubahan Zona integritas Wilayah bebas korupsi. Jadi kami mohon diterapkan sampai ke bawah khususnya di Desa Kandang.

” Mari kita bersama sama menerapkan zona integritas bebas korupsi, “tukasnya. (im/oso)

Berikut ini nama nama perangkat Desa Kandang, Kecamatan Kapongan yang di Lantik;

1. Jamsuri (Kasi Pelayanan dan Kesejahteraan)

2. Susriyanto (Kepala Dusun Rokem)

3. Nur Hamida (Kepala Dusun Sumur Anyar)

4. Ach Nur Kholis (Kepala Dusun Lembung)

5. Imam Arifin (Kepala Dusun Kidul)

6. Jamiluddin (Kepala Dusun Timur)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Desa

Ritual Ojhung Diyakini Warga Desa Bugeman Kendit Situbondo Mendatangkan Hujan

Diterbitkan

||

Ritual Ojhung Diyakini Warga Desa Bugeman Kendit Situbondo Mendatangkan Hujan

Memontum Situbondo – Warga Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menggelar lomba Ojhung. Adu pukul atau saling cambuk menggunakan rotan. Itu dilakukan dengan tujuan minta hujan, karena hingga akhir November 2019 hujan belum turun di Kabupaten Situbondo, Selasa (26/11/2019) sore.

Dalam lomba ojhung tersebut, para petarung unjuk kebolehan dengan memainkan senjata rotan untuk saling mencambuk badan lawan. Setiap petarung diberi kesempatan tiga kali mencambuk badan lawan secara bergantian.

RITUAL OJHUNG: Saling adu pukul pakai rotan. (imam)

RITUAL OJHUNG: Saling adu pukul pakai rotan. (imam)

Saat bersamaan petarung satunya juga harus pintar menangkis cambukan lawan juga dengan rotan. Siapa cambukannya paling banyak mengenai badan lawan, dialah pemenangnya.

Kepala Desa (Kades) Bugeman, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo Udit Yuliasto saat diwawancarai Wartawan Memontum.com mengatakan, lomba ojhung menjadi salah satu ritual setiap melaksanakan selamatan desa.

“Selain itu, lokasi pelaksanaan juga sudah ditentukan, yakni di Dusun Belengguen, Desa Bugeman, Kecamatan Kendit,” kata Udit Yuliasto.

Menurut Yul panggilan akrabnya, ritual ojung itu menjadi kewajiban selamatan desa atas sesepuh para pembabat desa, pada abad ke 13 silam. Sehingga menjadi tradisi turun menurun. Bahkan, hingga kini, tradisi lomba ojhung tersebut masih tetap dipertahankan.

“Di daerah lain ojhung biasanya menjadi ritual meminta hujan. Namun, di Desa Bugeman tidak sekadar itu, tapi sudah menjadi kewajiban ritual setiap selamatan desa. Sebab, jika tidak dilaksanakan, desa ini diyakini rawan bencana,” imbuhnya.

Ritual ojhung untuk selamatan Desa Bugeman ini, cukup menarik perhatian. Ribuan warga dari berbagai desa di Situbondo datang ke lokasi.

Mereka rela berdesakan untuk menyaksikan setiap petarung yang berlaga dalam lomba ojhung tersebut. Pagelaran ojhung tersebut tidak hanya diikuti peserta dari Kendit saja, melainkan juga dari sejumlah desa lain di Kabupaten Situbondo.

Selain itu, sebagian peserta berasal dari kabupaten tetangga, seperti dari Kabupaten Lumajang, Bondowoso dan Probolinggo. Sementara itu, Camat Kendit Kabupaten Situbondo Ir H Timbul Surjanto mengatakan, ritual ojhung ini perlu dilestarikan.

Karena itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa (Kades) Bugeman, yang telah melestarikan tradisi ojhung ini hingga tiga generasi.

“ Tradisi ojhung kalau tidak dilestarikan dipastikan hilang. Di saat tradisi itu hilang, akan menghadapi tragedi. Sehingga kami mengucapkan terima kasih kepada Kades Bugeman. Kami juga berharap tradisi ojhung ini dapat menarik wisatawan luar daerah untuk berkunjung ke Situbondo, ” kata Camat Timbul. (im/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Desa

Pawai Obor Meriahkan Maulid Nabi di Dusun Cangkreng, Desa Kotakan Kecamatan Situbondo kota

Diterbitkan

||

Pawai Obor Meriahkan Maulid Nabi di Dusun Cangkreng, Desa Kotakan Kecamatan Situbondo kota

Memontum Situbondo – Remaja Masjid Kotakan Cangkreng bersama Ratusan santriwan – santriwati, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo kota, Kabupaten Situbondo merayakan momentum maulid Nabi Muhammad SAW dengan pawai obor.

Acara yang digelar Sabtu (23/11) itu sebagai wujud rasa syukur atas lahirnya Nabi yang sangat dinanti syafaat dan pertolongannya. Rangkaian acara ini ditutup Sabtu malam dengan pengajian shalawat bersama.

PAWAI OBOR: Remaja Masjid Kotakan Cangkreng (REMAS KOCENG) Dusun Cangkreng, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. (imam)

PAWAI OBOR: Remaja Masjid Kotakan Cangkreng (REMAS KOCENG) Dusun Cangkreng, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. (imam)

Pawai obor sendiri menjadi salah satu dari rangkaian acara peringatan maulid Nabi yang di dalamnya juga terdapat perlombaan membaca barzanji, shalawat kreasi serta ditutup dengan pengajian shalawat bersama.

Dan pada puncak acara tersebut juga diisi mauidlah hasanah oleh Hendrayanto dari remaja masjid Kotakan Cangkreng ” REMAS KOCENG ” selaku pendiri Permata Shalawat atau Pengurus Masjid sekaligus koordinator remaja Masjid Kotakan Cangkreng (REMAS KOCENG).

Acara diikuti segenap santriwan-santriwati. Sebagian mereka memegang obor sebagai simbol bahwa santri adalah agen yang selalu istiqomah merawat tradisi, kearifan lokal yang sangat bernilai budaya nusantara dan luhur.

“Momentum maulid ini adalah sebagai wujud kegembiraan kita atas lahirnya manusia mulia yaitu Nabi Muhammad SAW yang mampu memberikan syafaat kepada umat manusia. Seperti yang kita saksikan bahwa dalam peringatan maulid, Indonesia selalu menjadi yang terdepan dalam memperingati,” kata Hendrayanto (35).

Menurut ketua pelaksana tersebut, acara mengambil tema Peran Santri Milenial dalam Melestarikan Budaya Lokal.

“Hal ini diambil sebagaimana masuknya Islam di Indonesia adalah dengan menghargai serta merawat tradisi sehingga Islam mampu tetap eksis atau dalam bahasa ushul fiqh disebut al-muhafadhah ala qadimis shalih wal akhdu biljadidil aslah yaitu mempertahankan tradisi dahulu yang baik dan mengambil tradisi terbaru yang lebih baik,” urainya.

Perayaan maulid memang terasa tidak hanya di seluruh penjuru negeri, namun juga mancanegara pun turut bersuka cita.

“Mengingat momentum sejarah kelahiran manusia yang mampu mengubah sejarah adab, akhlaq, etika dan tradisi manusia menjadi lebih luhur dan bermartabat,” jelasnya.

Sementara menurut penceramah acara KH Ahmad Nur menuturkan jika maulid Nabi adalah satu bukti kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

“Yang tanpa dirinya kita bukanlah siapa-siapa,” tegasnya.

Hal ini tentu sangat tepat bila mana berkaca pada masa lalu saat umat manusia khususnya bangsa Arab masih jahiliyah dan berlaku tidak manusiawi apalagi beradab, “Nabi Muhamad hadir untuk mengubah semuanya sesuai dengan apa yang dikatakannya yakni aku diturunkan tidak lain adalah untuk mengubah akhlaq manusia,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kotakan yang diwakili oleh Kepala Seksi Bidang Pemerintahan Anas Wijaya mengatakan Kami atas nama Pemerintah Desa Kotakan mengucapkan terimakasih kepada remaja masjid Kotakan Cangkreng “REMAS KOCENG” dan santriwan – santriwati juga Masyarakat terkhususnya berada di Dusun Cangkreng, Desa Kotakan yang telah menyelenggarakan acara Memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah Tahun 2019 ini,” ujarnya.

“Nabi Muhammad SAW bukan hanya menjadi seorang nabi tetapi beliau juga seorang Pemimpin manusia yang membawa wajah dunia menjadi terang benderang dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya dan acara ini merupakan hal yang baik untuk mengenang jasa beliau yang begitu luar biasa bagi umat islam,” pungkasnya.

Peringatan maulid kali ini dengan momentum pawai obor pun disambut hangat oleh masyarakat sekitar pesantren Dusun Cangkreng Desa Kotakan. Mereka yang mendengar shalawat berdendang dengan diiringi alunan musik hadrah dan juga dimeriahkan oleh atraksi Can Macanan turut keluar rumah atau sekadar membuka pintu guna melihat semarak kemeriahan pawai obor. (im/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler