Connect with us

Pemerintahan

Pemkab Situbondo Raih Penghargaan IGA Kategori Kabupaten Terinovatif

Diterbitkan

||

TERIMA PENGHARGAAN : Bupati Situbondo saat menerima piagam penghargaan dari Menteri Dalam Negeri. (imam)
TERIMA PENGHARGAAN : Bupati Situbondo saat menerima piagam penghargaan dari Menteri Dalam Negeri. (imam)

Memontum Situbondo – Berbagai penghargaan yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo dibawah kepemimpinan Bupati H Dadang Wigiarto SH. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Situbondo masuk dalam 10 Nominator Kabupaten Sangat Inovatif Se-Indonesia, Selasa (8/10/2019).

Dalam Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2019, Kabupaten Situbondo ada diurutan keempat dan mampu bersaing dengan 10 Kabupaten maju lainnya. Kabupaten Situbondo mampu bersaing dengan Kabupaten Bogor, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Malang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Agam, Kabupaten Banggai, dan Kabupaten Musi Rawas.

Dalam presentasinya dihadapan Tim Penilai, Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH, menyampaikan bahwa 109 program inovatif unggulan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo dalam perbaikan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik untuk mengentaskan Kabupaten Situbondo dari predikat daerah tertinggal.

Tim Penilai inovasi daerah yang terdiri dari Kementerian Dalam Negeri, Kemenristekdikti, KemenPAN-RB, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengapresiasi berbagai inovasi yang disampaikan Bupati H Dadang Wigiarto.

Dalam pemaparannya dihadapan tim penilai, Bupati H Dadang mensajikan Innovasi Smart School, PPDB Online, Dinas Pendidikan Command Centre, Rumah Pemulihan Gizi (RPG) Dinas Kesehatan, SPAM GAYA (Sistem Penyediaan Air Minum Tenaga Surya), Pendekar Panji (Pendekatan Kesehatan Kepada Masyarakat Puskesmas Panji), LAKONTANWA (Layanan Komprehensif Kesehatan Jiwa), Pelanduk Cepat (Pelayanan Administrasi Kependudukan Cetak Ditempat).

Juga Pelanduk Sakti (Pelayanan Administrasi Kependudukan Dengan Sistem Administrasi Kependudukan Berbasis TI ), Perisai Mas (Pelayanan Sehari Selesai Masyarakat Senang), SIMPEL PUTER (SISTEM PELAYANAN PUBLIK TERPADU), SIRKA (Sistem Informasi Perencanaan dan Keuangan Akurat).

Selanjutnya, e-Surat Diskominfo dan Ruang Intelligence Room (IR), yang merupakan inovasi pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan, sistem perencanaan pembangunan dan penganggaran terintegrasi dan Data Tunggal Daerah Analisis Kependudukan Partisipatif (DTD-AKP) sebagai BIG DATA Kabupaten.

Dan hasilnya Pemerintah Kabupaten Situbondo mendapat peringkat ke empat dan Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2019 yang diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo SH.

Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH mengatakan, dengan diraihnya penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2019 yang meraih peringkat ke empat, kategori Pemerintah Kabupaten Terinovatif, maka kami mengajak kepada seluruh OPD bekerja lebih keras lagi.

“Mari kita terus berinovasi dengan cara memanfaatkan teknologi informasi agar Kabupaten Situbondo lebih meningkat lagi prestasi demi kemajuan daerah dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Situbondo,” kata Bupati H Dadang Wigiarto. (im/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Satgas C19 Desa Paowan, Panarukan Situbondo Jemput Warga Reaktif untuk Karantina

Diterbitkan

||

KARANTINA: Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Desa Paowan saat menjemput warganya untuk di Karantina. (im)
KARANTINA: Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Desa Paowan saat menjemput warganya untuk di Karantina. (im)

Memontum Situbondo – Menyikapi perkembangan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Situbondo khususnya di Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Desa Paowan melaksanakan penjemputan terhadap warga yang dinyatakan Reaktif, Senin (1/6/2020) sore.

Sebelumnya, dilaksanakan apel persiapan kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kantor Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo yang dihadiri Camat Panarukan Marjulis SE, Kepala Desa Paowan Saiful Hady Spd (Ketua Satgas Covid-19 Desa Paowan), Babinsa 0823 / Ramil 05 Panarukan, Bhabinkamtibmas Polsek Panarukan, Perangkat Desa Paowan dan Satgas Covid-19 Desa Paowan.

Kepala Desa Paowan Saiful Hady Spd dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa dalam proses penjemputan warga dibantu oleh personil TNI Polri melaksanakan pengamanan kegiatan penjemputan warga yang reaktif untuk dilakukan Karantina.

“Bagi warga yang dinyatakan reaktif sesuai protokoler akan dikarantina di Hotel Sidomuncul 1 milik Perusda Pasir Putih Situbondo,” ujarnya.

Selain itu, Saiful Hady menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk pencegahan meluasnya penyebaran Covid-19 di Desa Paowan.

“Satgas Covid-19 Desa Paowan juga melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat untuk memberikan pengertian secara humanis kepada warga yang akan dirawat maupun dikarantina, ” pungkasnya. (im/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Update Covid-19 di Situbondo 1 Juni 2020: Positif 51, Sembuh 11, Meninggal 2

Diterbitkan

||

Update Covid-19 di Situbondo 1 Juni 2020 Positif 51, Sembuh 11, Meninggal 2

Memontum Situbondo – Kasus positif Covid-19 selama satu pekan ini meningkat drastis. Setelah sekitar lima hari lalu ada penambahan delapan kasus baru, sejak Sabtu lalu muncul lagi 31 positif. Dengan begitu, total terinfeksi virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Situbondo meroket 51 orang.

Sebanyak 51 kasus positif itu, 12 merupakan kasus lama. Pada Kamis lalu, ada tambahan delapan. Tujuh diantaranya klaster Masjid Baitur Rahman Desa Olean, Kecamatan Situbondo kota. Sedangkan satu kasus klaster perjalanan ke luar kota.

Jumlah pasien positif Covid-19 atau virus corona di Kabupaten Situbondo terus meningkat. Berdasarkan data kemarin, Senin 1 Juni 2020, pasien positif bertambah 31. Sehingga, total pasien positif corona menjadi 51 pasien.

” Kasus positif kita ada penambahan kasus baru dan total jumlah positif menjadi 51,” kata Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk Penanganan Covid-19, Drs H Abu Bakar Abdi Apt M Si.

Data Pantauan Covid-19 di Kabupaten Situbondo, per 01 Juni 2020, Pukul : 18.00 WIB.

ODP: 436 Orang
( Di Pantau : 76, 1 rawat inap, 75 isolasi mandiri, 0 Isolasi Gedung, selesai pemantauan / sehat : 360)

PDP: 38 Orang
(Isolasi Mandiri : 3, rawat inap : 4, Isolasi Gedung : 0, Meninggal : 1, Selesai pengawasan : 30)

Terkonfirmasi / positif : 51 Orang
(Rawat inap : 10, Isolasi Mandiri : 3, Gedung Observasi : 25, Meninggal : 2, Sembuh : 11)

Pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk menekan penyebaran kasus Covid-19, dengan tetap berada di rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain dan memakai masker.

Hingga saat ini, pemerintah terus bekerja untuk memerangi Covid-19. Di antaranya dengan menetapkan pandemi Covid-19 sebagai bencana nasional nonalam. (im/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Semua Calon Penumpang Kapal Ferry di Pelabuhan Jangkar Situbondo Jalani Rapid Test, Satu Reaktif

Diterbitkan

||

Semua Calon Penumpang Kapal Ferry di Pelabuhan Jangkar Situbondo Jalani Rapid Test, Satu Reaktif

Memontum Situbondo – Dalam rangka antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19. Petugas medis dari UPT Puskesmas Jangkar bersama KKP kelas II Probolinggo saat menggelar kegiatan lanjutan hari ke- 5 (lima) pelayanan rapid test Covid-19 gratis khusus bagi calon penumpang kapal Ferry di pelabuhan penyeberangan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Senin (1/6/2020) Temukan satu calon penumpang reaktif.

Hadir dalam kegiatan tersebut, KSOP kelas IV Panarukan Capt Miftakhul Hadi, Koordinator Wilker Kalbut Abdul Latif SE M Si, Koordinator Wilker Jangkar Antonius Iwan Handoko S Sos, KKP kelas III Probolinggo di Panarukan, UPT Puskesmas Jangkar, Kanit Bhinmas Polsek Jangkar, Anggota Koramil 0823/09 Jangkar, Pos TNI AL Jangkar dan beberapa personil gabungan Pos PAM Mudik dan observasi Covid-19 pelabuhan penyeberangan Jangkar.

Dari total 108 orang calon penumpang yang menjalani rapid test, seorang calon penumpang berinisial (RK) asal Desa Paowan dinyatakan reaktif. Sehingga petugas dari UPT Puskesmas Jangkar, Situbondo langsung mengambil sampel swab untuk diuji di laboratorium dan meminta kepada orang tersebut agar melakukan melakukan isolasi mandiri (dievakuasi tim medis dari Puskesmas Panarukan).

Koordinator Wilker Jangkar Antonius Iwan Handoko S Sos mengatakan, bahwa kegiatan pelayanan rapid test Covid-19 gratis khusus bagi calon penumpang kapal Ferry di pelabuhan penyeberangan Jangkar ini dilaksanakan berdasarkan surat perintah Menteri Perhubungan Republik Indonesia.

” Setiap calon penumpang kapal dari pulau Jawa yang akan memasuki pulau-pulau di Madura diwajibkan untuk rapid test, “ujarnya.

Kata dia, kegiatan ini akan dilakukan bertahap dengan target sampai dengan 1000 orang.

Sementara itu, Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Situbondo Drs H Abu Bakar Abdi Apt M Si mengatakan, rapid test terhadap para calon penumpang di pelabuhan penyeberangan Jangkar, Kabupaten Situbondo untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dari klaster jamaah tarawih.

“ Mengingat penyebaran Covid-19 dari klaster jamaah tarawih di Masjid Baiturrahman Desa Olean beberapa waktu lalu sangat cepat. Bahkan, hingga kini, tercatat 51 orang yang dinyatakan positif Covid-19 dan 2 orang di antaranya meninggal dunia, ” kata H Abu Bakar Abdi.

Menurutnya, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau covid-19 yang lebih parah lagi, pihaknya meminta para calon penumpang kapal Ferry yang dinyatakan reaktif hasil rapid testnya, agar melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

“ Selain itu, karena pascalebaran, penyebaran covid-19 sangat cepat di Kabupaten Situbondo, saya imbau warga untuk lebih menghindari kerumuman, jaga jarak, dan selalu memakai masker setiap beraktivitas di luar rumah, ” tegas H Abu Bakar. (im)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler