Connect with us

Pemerintahan

PAPBD Disepakati, Anggaran Banyak Dialihkan ke Belanja Tak Terduga

Diterbitkan

||

Suasana rapat paripurna pengesahan PAPBD tahun 2020. (cw1/im)
Suasana rapat paripurna pengesahan PAPBD tahun 2020. (cw1/im)

Memontum Situbondo – Perubahan APBD 2020 akhirnya disepakati oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu (30/09/2020). Kesepakatan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD.

Pembahasan dan persetujuan Perubahan APBD itu disahkan melalui rapat paripurna, yang dihadiri oleh seluruh anggota DPRD, Bupati, serta semua Kepala OPD. “Kami memprediksi pasti semuanya kembali pada kepentingan rakyat. Proses panjang hingga disepakati PAPBD menjadi pendidikan politik yang baik bagi masyarakat, eksekutif dan legislatif harus bersatu sekalipun berbeda pilihan dalam politik,” ujar Bupati H Dadang Wigiarto SH usai Sidang Paripurna Pembahasan dan Persetujuan Raperda tentang Perubahan APBD 2020 di DPRD.

Kondisi ini, sambung H Dadang, merupakan pendidikan politik yang harus disampaikan dengan baik kepada masyarakat, walaupun dalam situasi Pilkada saat ini. “Pilihan boleh beda, namun untuk kepentingan rakyat harus bersatu,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD, Djaenur Ridoh menyampaikan, kepentingan rakyat memang harus menjadi utama dan diprioritaskan. “Alhamdulillah meski sebelumnya sempat tertunda pembahasan dan persetujuan PAPBD, namun untuk kepentingan rakyat Situbondo, akhirnya hari ini disepakati bersama eksekutif dan legislatif,” kata politikus Partai Gerindra itu.

Data yang diperoleh wartawan Memo X, ada tujuh poin yang menjadi catatan empat fraksi dan sudah disepakati, yakni anggaran Bappeda untuk rehabilitasi perkantoran sebesar Rp 543.240.000 dicoret dan menjadi silpa dialihkan ke belanja tidak terduga.

Kegiatan pemantauan pelaporan dan evaluasi perkembangan politik di daerah di perubahan APBD sebesar Rp 200.000.000 menjadi Rp 122.070.000, sisanya sebesar Rp 77.930.000 dialihkan ke belanja tidak terduga.

Anggaran hibah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk dua lembaga dihapus, sehingga sebesar Rp 710.000.000 adalah silpa dan dialihkan ke belanja tidak terduga.

Pembangunan jembatan Ardiwilis di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan sebesar Rp 200.000.000 dicoret dan dialihkan ke belanja tidak terduga. Kegiatan PKK sebesar Rp 752.622.500 disepakati menjadi Rp 450.000.000 dan sisanya disepakati dialihkan ke program kegiatan OPD.

Sementara program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) disepakati untuk dianggarkan di APBD Perubahan karena sudah ada surat keputusan dari pusat. Dan pengadaan Sembako bersubsidi bagi masyarakat Situbondo, yang melekat di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sepakat dilaksanakan setelah pelaksanaan Pilkada serentak lanjutan tahun 2020.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu pembahasan PAPBD sempat tertunda, karena tujuh poin catatan kepada eksekutif sebagai syarat ditandatanganinya nota kesepahaman KUA-PPAS perubahan dari empat fraksi yakni PPP, Gerindra, PDI Perjuangan dan fraksi Demokrat tidak terakomodir dalam draft PAPBD. (cw1/im/mzm)

 

 

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Peringati HSN ke-75, Gubernur Jatim Gowes Bareng Forkopimda Situbondo

Diterbitkan

||

Suasana pelepasan Gowes bareng Gubernur Jatim. (her)
Suasana pelepasan Gowes bareng Gubernur Jatim. (her)

Memontum Situbondo – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-75, Gubernur Jawa Timur Dra Hj Khofifah Indar Parawansa M.Si. bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Situbondo melaksanakan Gowes Bareng, Minggu (25/10/2020) pagi.

Gowes Bareng Gubernur Jatim tersebut, mengambil start dan finis di depan Pendopo Kabupaten Situbondo Jalan Kartini Situbondo dan menempuh jarak kurang lebih 7 kilo meter. Sebelum kegiatan gowes dilaksanakan, terlebih dahulu melaksanakan senam bersama Gubernur Jatim.

Rute gowes yang di lalui Gubernur Jatim bersama Forkopimda Situbondo start di depan pendopo Jalan Kartini Situbondo, melewati Jl Kyai As’ad Syamsul Arifin, Jl A. Yani, Jl Basuki Rahmad, Jl Irian Jaya. Di Jalan Irian Jaya, tepatnya di depan Pasar Mimbaan Baru, Gubernur Jatim bertemu dengan masyarakat dengan membagi-bagikan sembako.

Usai menemui masyarakat di Pasar Mimbaan Baru, rombongan gowes Gubernur Jatim tersebut, melanjutkan rute gowesnya melewati Jl Diponegoro, Jl A Jakfar, Jl Sucipto, Jl Wijaya Kusuma lalu mampir ke pengrajin Batik Rodiyah.

Selesai mengunjungi Batik Rodiyah, kembali rombongan gowes Gubernur Jatim melanjutkan rute gowesnya ke Radio Bhasa FM di Jl Anggrek untuk melaksanakan siaran live. Dan setelah melakukan siaran live di Radio Bhasa FM, rombongan gowes Gubernur Jatim menuju garis finis melewati Jl Anggrek, JL WR Supratman, Jl PB Sudirman dan finis di pendopo Jl Kartini Situbondo.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr Ir Heru Tjahjono MM, ketika melepas rombongan Gowes Gubernur Jatim dan Forkopimda Situbondo mengatakan, Goes bersama Gubernur Jawa Timur ini dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ke-75 dan sosialisasi tentang penggunaan masker serta penanganan ekonomi.

“Dengan Tema, Santri Sehat Indonesia kuat, mudah-mudahan Santri Milenial di jaman sekarang, bukan hanya santri yang pintar mengaji saja, namun santri yang bisa berkreasi dan berinovasi untuk kemajuan bangsa Indonesia,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr Ir Heru Tjahjono MM saat memberikan sambutan pada pelepasan Gowes Bareng Gubernur Jatim. (her/im/mzm)

 

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Pemkab Deklarasi Tolak Kekerasan Anarkis dan Berita Hoax

Diterbitkan

||

Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH saat memberikan sambutan. (im)
Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH saat memberikan sambutan. (im)

Memontum Situbondo – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Situbondo, AKBP Achmad Imam Rifai SH SIK M PICT M ISS menghadiri Deklarasi dan pernyataan sikap menolak kekerasan anarkis dan berita hoax di Kabupaten Situbondo, Jum’at (16/10/2020).

Kegiatan Deklarasi yang digelar di pendopo Kabupaten Situbondo dihadiri oleh Bupati Situbondo, H Dadang Wigiarto SH, Dandim 0823, Letkol Inf Neggy Kuntagina SIP, Ketua PN Situbondo, I Ketut Suarta SH MH, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Situbondo, Bebry SH,

Ketua MUI KH Syaiful Muhyi, Ketua FKUB, H Yusron Sahrowi, Wakil Ketua SPSI, Kabid PPD HMI, Kasubid Lembaga Politik Bakesbangpol, Sekretaris FSPSI, Ketua ITI Disnaker, perwakilan sekolah SMA, SMK dan SMP serta Pramuka di Kabupaten Situbondo.

Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH dalam sambutannya mengatakan, deklarasi bersama menolak kekerasan anarkis dan berita hoax menyikapi situasi kamtibmas khususnya di Kabupaten Situbondo agar seluruh masyarakat mewaspadai berita atau informasi hoax yang dapat menimbulkan situasi tidak kondusif.

“Pemerintah tidak melarang penyampaian pendapat, namun hendaknya dilakukan sesuai prosedur dan tidak anarkis,” katanya.

Acara ditutup dengan penandatanganan deklarasi dan pernyataan sikap menolak kekerasan anarkis dan berita hoax oleh Forkopimda dan peserta yang hadir. (im/mzm)

 

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

DPUPR Situbondo Belum Tentukan Realisasi Terkait Jembatan Ambrol Desa Seletreng

Diterbitkan

||

Jembatan akses jalan penghubung di Desa Sletreng Kecamatan Kapongan.
Jembatan akses jalan penghubung di Desa Sletreng Kecamatan Kapongan.

Situbondo Memontum – Setelah menunggu perbaikan selama kurang lebih dua bulanan belum ada perbaikan, akibat ambrolnya akses jalan penghubung di Desa Sletreng Kecamatan Kapongan. Diketahui jalan tersebut bukan kewenangan Desa, namun kewenangan Kabupaten Situbondo.

Upaya yang dilakukan Kepala Desa Seletreng, Taufik Hidayat menyampaikan kepada kepala Dinas PUPR sudah dilakukan dan sudah menemukan titik terang, Dinas PUPR Situbondo sudah melakukan survei lokasi, sekalipun realisasinya belum jelas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Situbondo Gatot Siswoyo mengatakan, sudah disurve pada hari Senin. “Yang jelas sudah diperhatikan, untuk realisasinya belum kami tentukan yang jelas kami upayakan segera,” kata Kadis PUPR Situbondo, Selasa (13/10/2020).

Belum diketahui pasti penyebab ambrolnya jalan penghubung tersebut, kerusakan atau jalan ambrol dibagian gorong-gorong jembatan. Sambil menunggu perbaikan agar para pengguna jalan lebih berhati hati. (tik/mzm)

 

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler